Tips Menjodohkan Ayam Bangkok

Sat, 1 April 2017 , , , , , ,
Tips Menjodohkan Ayam Bangkok Asianbet77

Tips Menjodohkan Ayam Bangkok Asianbet77

Agen Sabung Ayam – Jika sebelumnya kita membahas tentang Bagaimana Memilih Ayam Bangkok Betina Yang Bagus? kali ini kami akan memberikan tips untuk menjodohkan ayam bangkok. Untuk menghasilkan anakan yang unggul diperlukan teknik untuk mengawinkan ayam bangkok. Namun, anakan berkualitas biasanya terjadi dari perkawinan yang secara alami dan penjantan melakukannya tanpa ada ikut campur tangan orang lain.

Seperti artikel sebelumnya, anakan ayam bangkok juga pasti memerlukan indukan bangkok yang berkualitas juga. Walaupun harga yang dipasarkan lumayan mahal.

Menjodohkan ayam bangkok merupakan pekerjaan yang bisa dibilang tidak sulit, apalagi kepada para peternak yang sudah berpengalaman. Melainkan hal yang sulit itu adalah untuk mencari indukan dari ayam bangkok tersebut yang dapat menghasilkan anakan yang berkualitas unggul dan juara.

Mengawinkan ayam bangkok pejantan dan betina sangat mudah dilakukan, hanya dengan memegang indukan betina dan pejantan akan mengawini si betina. Cara ini terbilang paling efektif dan cepat menghasil anakan. Jika cara tersebut dipakai dan pejantan tidak mau mengawini si betina, maka cara kedua adalah dengan memasukkan kedua indukan ayam bangkok tersebut ke dalam kandang umbaran. Sebenarnya kedua cara dinilai sama karena menghasilkan anakan juga. Namun itu tergantung dengan para peternak memilih cara yang mana.

Ada juga beberapa peternak melakukan perkawinan indukan ayam melalui proses inseminasi buatan. Tetapi cara ini jarang dilakukan, pasalnya perkawinan secara alami terhitung cukup mudah dan tidak perlu mengeluarkan biaya khusus untuk membeli peralatan inseminasi.

Umumnya, satu ekor pejantan dapat mengawini 3-4 ekor betina. Induk betina yang sudah dikawinkan akan bertelur seminggu kemudian. Indukan betina ayam bangkok bertelur terbatas, tidak lebih dari 20 butir setiap periodenya. Hal ini berbeda dengan ayam kampung yang bisa bertelur hingga 40 butir setiap periodenya.

Setelah bertelur, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk penetasan. Bisa dengan dierami oleh induk betina ataupun menggunakan mesin tetas. Jika telur yang dihasilkan banyak, lebih baik menggunakan mesin tetas. Jika sebaliknya, lebih baik dierami saja oleh indukan betinanya. Penetasan melalui mesin tetas dapat mempercepat kapasitas produksi bagi para peternak yang menjual anakan.

Durasi mesin tetas dan dierami oleh indukan betina juga sama, selama 21 hari. Anakan ayam yang baru menetas dapat dimasukkan ke dalam kandang postal setelah berumur 2 hari. Kandang postal anak ayam dilengkapi pemanas yang berfungsi sebagai induk buatan. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam mengawinkan ayam bangkok adalah tidak mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama). Namun perkawinan antara induk (F1) dan anak (F2) masih diperkenankan. Begitu juga dengan perkawinan antara induk (F1) dan cucu (F3).