Akibat Terpuruknya Arema FC Tampil Pada Akhir-akhir Pertandingan Ini Cristian Gonzales perlu latihan keras untuk penyelesaian penyerangan Arema FC

Tue, 15 August 2017 , , , , , , ,

Bola tangkas online – Tim pelatih Arema FC yang harus kembali kerja ekstra keras untuk mengembalikan kekuatan tim yang pernah berjaya di turnamen Piala Presiden 2017 lalu.

Kerterpurukan dari pasalnya beberapa di pertandingan terakhir mereka yang dilakoni di turnamen Liga 1 Indonesia, Singo Edan tercatat sangat lemah untuk penyerangan di lini depan.

Sudah lebih dari sebulan lalu dari semenjak bertanding menghadapi Persegres Gresik United, Arema FC sudah tidak pernah merasakan kemenangannya.

Cristian Gonzales

Cristian Gonzales – Arema FC

Di lihat dari statistik analisis Arema FC anak asuhan Joko Susilo ini mereka hanya mampu mengkoleksi 16 gol dari total 19 pertandingan yang sudah dijalani sampai saat ini.

Agen sabung ayam, “Yang paling jelas terlihat pada mulainya kita menghadapi Persegres, kita tidak mampu membuat gol unggul lebih dari satu, masalah besar ini harus kita segera selesaikan biar tak terjadi berlarut lama dan di sisa laga yang ada,” ujar Joko Susilo.

Ghetuk sapaan akrab pelatih Arema ini menyampaikan jika pada serangan yang dilakukan Gonzales cs sudah cukup bertampil bagus, hanya saja penyelesaian akhir yang dilakukannya selalu saja belum bisa untuk mampu membuahkan hasil.

“Memang pada akhir-akhir ini kami setim terlihat ada masalah dengan eksekusi yang dilakukan oleh pemain, maka dari itu dalam beberapa hari ini kami setim haru berkonsentrasi untuk latihan lebih keras dan mendalami eksekusi penyerangan di depan gawang,” beber dia.

Sabung ayam online: Sementara itu, selain fokus terhadap lini depan, pria asal Cepu ini masih terus berjuang mencari tambahan pemain, terlihat masih ada slot kosong untuk pemain-pemain lokal selepas bursa transfer dibuka beberapa hari lalu.

“Memang sangat tidak mudah untuk mencari pemain diwaktu seperti sekarang ini, tapi saya akan terus berusaha sampai waktu transfer ditutup,” imbuhnya.